NyenyerNetizen
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
Minggu, April 19, 2026
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
No Result
View All Result
NyenyerNetizen
No Result
View All Result
Home Berita

Heboh Simpang Siur Investasi Tesla di Indonesia

Admin Netizenwatch by Admin Netizenwatch
22 Maret 2021
in Berita
0
Heboh Simpang Siur Investasi Tesla di Indonesia
0
SHARES
17
VIEWS

Jakarta – Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla tengah berdiskusi dengan pemerintah Indonesia terkait investasinya di Tanah Air. Tesla saat ini mengincar investasi di sektor Energy Storage System (ESS) atau sistem penyimpanan energi.

“Saya klarifikasi yang Tesla ini kami masih bicara, cuma nggak bisa detil. Cuma kita itu nggak pernah bicara soal pabrik mobil dengan mereka,”kata Deputi Investasi & Pertambangan Kemenkomarves Septian Hario Seto, Senin (8/3) lalu.

Seno menjelaskan bahwa niat investasi Tesla di Indonesia sedari awal memang bukan untuk mendirikan pabrik mobil listrik. Penegasan ini diberikan Seto usai kekhawatiran soal negosiasi investasi Tesla berakhir muncul ke publik menyusul kabar kesepakatan investasi perusahaan milik Elon Musk tersebut di India.

“Mereka sukses di Australia, dan mereka terus terang tawarkan opsi-opsi ke Indonesia. Seperti inilah satu diskusi kami dengan Tesla,” ujar Seto.

Lalu, apa itu ESS yang menjadi incaran Tesla di Indonesia?

Seto menjelaskan bahwa ESS adalah teknologi penyimpanan energi. Mudahnya, bentuk ESS seperti power bank, namun kapasitasnya sangat besar. Bila power bank kapasitasnya paling besar 20 ribu watt, ESS bisa mencapai 100 ribu watt (100 megawatt).

“Jadi ESS ini sebenarnya mirip kayak baterai, kayak power bank gitu, tapi ini powerbank-nya ekstra besar. Kalau powerbank kita kan paling 20.000 watt, kalau ini bisa puluhan megawatt bahkan sampai 100 megawatt mereka bisa gitu,” kata Seto.

Tesladisebut tertarik mengembangkan ESS di Tanah Air sebab sebagai negara kepulauan, Indonesia punya potensi energi baru terbarukan yang sangat besar. Maka dari itu untuk menyimpan energi tersebut butuh sebuah wadah yang besar pula.

“Mereka sebenarnya dari sisi permintaan ya dari negara-negara lain itu sudah sangat tinggi. Jadi istilahnya mereka bilang memang supply-nya dari sisi mereka pun dari ESS ini nggak banyak, tapi mereka pengen kerja sama dengan Indonesia,” papar Seto.

“Mereka bisa mengkombinasikan teknologi ESS mereka ini untuk di Indonesia dan memberikan manfaat yang maksimal,” sambungnya.

Kabar investasi Tesla memang cukup santer setelah percakapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara langsung lewat telepon dengan CEO Tesla Elon Musk pada Jumat 11 Desember 2020. Saat itu Jokowi mengundang Elon Musk untuk berinvestasi di Indonesia. Dia mengajak Tesla berinvestasi di bidang mobil listrik.

Namun tak ada penjelasan lengkap apa yang mau diincar Tesla, apakah untuk membangun pabrik mobil listrik ataupun investasi di ranah baterai listrik. Selain itu, Jokowi juga diketahui sempat menawarkan Indonesia sebagai lokasi bantalan peluncuran (launching pad) Space X.

Baca juga : Polri : Virtual Police Tidak Menyadap Akun WhatsApp

(eds/eds)

Tags: Energi
Previous Post

Pakar Hukum Unair Sebut Dampak dan Peluang Amandemen Wacana Presiden 3 Periode

Next Post

Kakorlantas : Tilang Manual Masih Berlaku Untuk yang Belum Terapkan E-TLE

Next Post
Kakorlantas : Tilang Manual Masih Berlaku Untuk yang Belum Terapkan E-TLE

Kakorlantas : Tilang Manual Masih Berlaku Untuk yang Belum Terapkan E-TLE

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terpopuler

HUT RI ke-76, ICPW Gandeng Polri Berbagi 1.000 Paket Sembako Untuk Awak Media

HUT RI ke-76, ICPW Gandeng Polri Berbagi 1.000 Paket Sembako Untuk Awak Media

18 Agustus 2021
Viral Pria di Garut Rela Tukar Rumah Mewahnya dengan Tanaman Hias

Viral Pria di Garut Rela Tukar Rumah Mewahnya dengan Tanaman Hias

10 Februari 2021
Antisipasi Demo Tolak PPKM, Polisi Pasang Barikade Kawat Berduri di Sekitar Istana Negara

Antisipasi Demo Tolak PPKM, Polisi Pasang Barikade Kawat Berduri di Sekitar Istana Negara

25 Juli 2021

Berita Lainnya

Polri Siapkan Langkah Antisipasi Mudik Nataru 2025: Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Tol Fungsional Diberlakukan

Polri Siapkan Langkah Antisipasi Mudik Nataru 2025: Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Tol Fungsional Diberlakukan

29 November 2024

Viral Mobil Plat Merah Halangi Jalan Kereta Api Ternyata Kejadian lama

5 Mei 2021

Netizen Pertanyakan Virus Corona B117 yang Masuk Indonesia

9 Maret 2021

Hari ini tanggal merah, ajakan #TetapDirumahAja jadi trending di Twitter

11 Maret 2021
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Citizen Journalism
© Copyright Netizenwatch Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Kehidupan
  • Berita
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita

wpDiscuz