NyenyerNetizen
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
Sabtu, November 29, 2025
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
No Result
View All Result
NyenyerNetizen
No Result
View All Result
Home Ruang Maya

Warganet Geram Tanggapi Menteri Risma Paksa Tunarungu Bicara

Admin Netizenwatch by Admin Netizenwatch
3 Desember 2021
in Ruang Maya
0
Warganet Geram Tanggapi Menteri Risma Paksa Tunarungu Bicara
0
SHARES
60
VIEWS

Jakarta – Sejumlah netizen di dunia virtual merasa geram pada Menteri Sosial, Tri Rismaharini yang memaksa anak-anak tuli untuk berbicara banyak orang. Nama Bu Risma pun trending topic dibicarakan hingga lebih dari 12 ribu.

Akun @kurawa mengatakan makin hari kesukaan publik kepada Risma kian turun lantaran perilakunya.

“Kasihan bu Risma, kesukaan publik kepada beliau makin hari makin turun.. hal2 sepele sebagai tokoh publik dan politik beliau gak peduli. Sifat Apa Adanya itu memang gak salah, tapi gunakanlah Kuping utk selalu dengar masukan2 dari orang lain. Target politik berikutnya jd berat,” ujarnya lewat akun Twitter, Jumat(3/12).

Ada pula netizen yang mengaku sebagai tunarungu. Lewat cuwitannya, akun @jannah_lulu_ mengatakan perlakuan Risma memaksa tunarungu berbicara membuatnya merasa sangat marah.

Warganet lain menilai sikap Risma yang meminta tunarungu untuk berbicara itu merupakan perilaku yang keliru.

“BTW baru nonton videonya bu Risma……… ibu yang blunder, saya yang malu banget bu,” tutur @arthropochan.

Selain itu, pengguna internet lainnya juga terpancing emosi akibat perilaku Mensos terhadap penyandang disabilitas.

Akun @dhylook meminta Risma untuk tidak menyamai semua orang, karena setiap manusia memiliki cara berkomunikasinya masing-masing, dan tidak hanya menggunakan mulutnya.

“Jujurly dari semalem udh emosi bgt sama berita Bu Risma duh. Jangan menyetarakan semua orang ya buk. Mereka juga punya cara berkomunikasi sendiri tapi memang bukan pake mulut. Memaksimalkan anugrah tuhan? Selain mulut dan telinga, pdhl tangan juga anugrah Tuhan buk,” ujarnya.

Sebelumnya, Risma meminta masyarakat yang memiliki gangguan pendengaran untuk berani berbicara di depan orang banyak, namun tindakan Risma dikritik oleh perwakilan Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin), Stefanus.

“Saya mau bicara dengan ibu sebelumnya, bahwasannya anak tuli itu memang harus menggunakan alat bantu dengar, tapi tidak untuk dipaksa berbicara,” kata Stefanus melalui juru bicara bahasa isyarat di Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (1/12).

Stefanus terkejut ketika melihat Risma memaksa disabilitas untuk berbicara melalui pengeras suara: katanya, penyandang disabilitas bisa menggunakan bahasa isyarat, yang lebih mudah dipahami dan diterjemahkan oleh juru bahasa isyarat.

“Karakter anak tuli itu bermacam-macam. Jadi ada yang bicaranya tidak jelas, ada yang memang dia tuli sejak kecil dan kemampuan bahasa isyaratnya pun beragam. Jadi itu yang harus dihargai,” ujarnya.

Mendengar ulasan tersebut, Risma langsung menghampiri Stefan di tempat dan mengatakan tindakannya mengajak para penyandang disabilitas berbicara di depan umum guna berlatih kemampuan berbicara.

Tags: Menteri SosialTri RismahariniTunarungu
Previous Post

Pelbagai Survei Untuk Menilai Polri: Apakah Masih Relevan di Era Siber?

Next Post

Presiden Jokowi Beri Arahan Apel Kasatwil Polri 2021 di Bali, Ini Poin Penting yang Disampaikan

Next Post
Presiden Jokowi Beri Arahan Apel Kasatwil Polri 2021 di Bali, Ini Poin Penting yang Disampaikan

Presiden Jokowi Beri Arahan Apel Kasatwil Polri 2021 di Bali, Ini Poin Penting yang Disampaikan

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terpopuler

Nania Idol Dijahui Teman-Teman, Usai Kembali Peluk Islam

Nania Idol Dijahui Teman-Teman, Usai Kembali Peluk Islam

10 Juni 2022
Batalyon B Pelopor Brimob Sumut Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir di Desa Mariah Padang

Batalyon B Pelopor Brimob Sumut Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir di Desa Mariah Padang

9 November 2021
Jelang Hut Bhayangkara, Wakapolri Pimpin Upacara Pencucian Pataka

Jelang Hut Bhayangkara, Wakapolri Pimpin Upacara Pencucian Pataka

24 Juni 2021

Berita Lainnya

Peserta dengan Nilai Tertinggi UTBK SNBT 2024 Tembus 859,13, Didominasi Jurusan Kedokteran

Peserta dengan Nilai Tertinggi UTBK SNBT 2024 Tembus 859,13, Didominasi Jurusan Kedokteran

22 Mei 2025

Polri Siap Kawal Pemungutan Suara Ulang Pilkada 2020

25 Maret 2021

Netizen Soroti Kecantikan Gaya Aura Kasih Naik Scooter

10 Agustus 2022

Polri Perpanjang Operasi Madago Raya Buru Kelompok Teroris MIT

6 April 2021
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Citizen Journalism
© Copyright Netizenwatch Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Kehidupan
  • Berita
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita

wpDiscuz