NyenyerNetizen
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
Sabtu, April 11, 2026
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
No Result
View All Result
NyenyerNetizen
No Result
View All Result
Home Beranda

Rabu Wekasan 2025: Tanggal, Sejarah, Doa, dan Amalan

Salma Hasna by Salma Hasna
19 Agustus 2025
in Beranda, Berita
0
Rabu Wekasan 2025-Tanggal, Sejarah, Doa, dan Amalan

Rabu Wekasan 2025-Tanggal, Sejarah, Doa, dan Amalan

0
SHARES
14
VIEWS

Jakarta – Umat Islam di Indonesia mengenal tradisi Rabu Wekasan, sebuah momentum yang diyakini sebagian masyarakat Jawa sebagai hari penting untuk memanjatkan doa agar terhindar dari bala dan marabahaya. Pada tahun 2025, Rabu Wekasan jatuh pada 22 Januari 2025.

Sejarah Rabu Wekasan

Rabu Wekasan berasal dari tradisi Islam Jawa yang berkembang sejak ratusan tahun lalu. Keyakinan ini berangkat dari pemahaman bahwa pada hari Rabu terakhir di bulan Safar, Allah menurunkan ujian atau musibah kepada manusia. Karena itu, umat dianjurkan memperbanyak doa dan amalan kebaikan.

Meski tidak semua ulama sepakat, tradisi ini tetap dilestarikan oleh sebagian masyarakat sebagai bentuk doa bersama memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Doa Rabu Wekasan

Salah satu amalan yang sering dibaca pada Rabu Wekasan adalah doa memohon keselamatan dan perlindungan dari musibah. Bacaan doa ini biasanya dilakukan setelah salat sunnah atau saat pengajian bersama.

Isi doa berfokus pada permohonan kepada Allah agar dijauhkan dari bencana, penyakit, maupun kesulitan hidup.

Amalan yang Dikerjakan

Beberapa amalan yang biasa dilakukan pada Rabu Wekasan antara lain:

  1. Salat Sunnah – melaksanakan salat sunnah dua rakaat dengan niat memohon keselamatan.
  2. Membaca Doa Rabu Wekasan – sebagai bentuk permohonan perlindungan dari marabahaya.
  3. Sedekah – memberikan sedekah kepada fakir miskin sebagai wujud rasa syukur.
  4. Dzikir dan Shalawat – memperbanyak bacaan dzikir dan shalawat Nabi Muhammad SAW.

Makna Rabu Wekasan bagi Umat

Rabu Wekasan bukan sekadar tradisi, melainkan momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah. Bagi sebagian masyarakat, hari ini juga menjadi pengingat pentingnya berdoa, berbuat baik, dan memperkuat iman dalam menghadapi segala ujian hidup.

Previous Post

Persib Kalah, Bojan Hodak Mencak-Mencak Sebut Gol Bodoh

Next Post

Guru Bukan Beban Negara, PGRI Tegaskan Peran Guru sebagai Pencetak Generasi Penerus Bangsa

Next Post
ilustrasi-PGRI

Guru Bukan Beban Negara, PGRI Tegaskan Peran Guru sebagai Pencetak Generasi Penerus Bangsa

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terpopuler

Sambut HUT Polwan ke-73, Polwan Bagikan Sembako Gratis pada Warga Pamekasan yang Kurang Mampu

Sambut HUT Polwan ke-73, Polwan Bagikan Sembako Gratis pada Warga Pamekasan yang Kurang Mampu

1 September 2021
Depot Vaksin Presisi, Cara Jitu Polres Karanganyar Sukseskan Vaksinasi

Depot Vaksin Presisi, Cara Jitu Polres Karanganyar Sukseskan Vaksinasi

24 Oktober 2021
Pengacara Bilang Lukas Enembe Hanya Mau Diperiksa KPK di Lapangan Terbuka Disaksikan Masyarakat Adat Papua

Pengacara Bilang Lukas Enembe Hanya Mau Diperiksa KPK di Lapangan Terbuka Disaksikan Masyarakat Adat Papua

14 Oktober 2022

Berita Lainnya

Dianggap Rasis, Orang Sunda Larang Anggota DPR RI Arteria Dahlan Injak Tanah Pasundan

Dianggap Rasis, Orang Sunda Larang Anggota DPR RI Arteria Dahlan Injak Tanah Pasundan

20 Januari 2022

VIDEO: Viral Pelajar SMA Bubuhkan Tanda Tangan ‘Naruto’ di KTP

9 Februari 2021

6 Testimoni Bocah Pembeli di Online Shop Ini Bikin Ngakak

10 Februari 2021

Mendikbud Ristek Ubah Seleksi Jalur Mandiri Masuk PTN

8 September 2022
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Citizen Journalism
© Copyright Netizenwatch Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Kehidupan
  • Berita
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita

wpDiscuz