NyenyerNetizen
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
Minggu, November 30, 2025
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
No Result
View All Result
NyenyerNetizen
No Result
View All Result
Home Tak Berkategori

Operasi Zebra 2025 Hari ke-12 Tampilkan Peningkatan Edukasi, Pencegahan, dan Penegakan Hukum

doddodydod by doddodydod
29 November 2025
in Tak Berkategori
0
Operasi Zebra 2025 Hari ke-12 Tampilkan Peningkatan Edukasi, Pencegahan, dan Penegakan Hukum
0
SHARES
4
VIEWS

Jakarta – Operasi Zebra 2025 telah memasuki hari kedua belas (H12) dengan peningkatan aktivitas yang konsisten di seluruh wilayah Indonesia. Data nasional resmi menunjukkan bahwa kegiatan edukasi, pencegahan, dan penegakan hukum telah dilakukan dalam skala besar dan terukur, mencerminkan kemampuan jajaran kepolisian dalam menjaga ritme operasi di tengah dinamika mobilitas masyarakat.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonogroho, S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya data kumulatif H1–H12 sebagai dasar penyusunan strategi menjelang penutupan operasi. “Setiap satuan kerja harus terus mengirimkan laporan tepat waktu dan akurat karena keputusan korektif bergantung pada kualitas data tersebut,” ujarnya. Stabilitas yang dicapai hingga H12 merupakan hasil koordinasi berjenjang mulai dari tingkat pusat hingga wilayah.

Agus memberikan apresiasi atas profesionalitas jajaran selama pelaksanaan operasi dua belas hari terakhir dan menyatakan bahwa kinerja ini menjadi landasan kuat untuk menentukan prioritas pada sisa masa Operasi Zebra 2025.

Secara rinci, kegiatan bina lantas (Binluh) mencapai 572.481 kegiatan, meningkat drastis 906,9 persen dari 56.853 kegiatan pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kegiatan ini meliputi 198.508 kunjungan komunitas roda dua dan empat (R2 dan R4), 191.569 sosialisasi di sekolah serta kampus, dan 182.404 sosialisasi di perusahaan dan pabrik.

Di sisi penyuluhan (Penluh), tercatat 2.304.302 kegiatan yang terdiri dari publikasi di media cetak (189.354), media elektronik (289.974), media sosial (1.467.135), serta publikasi di daerah rawan kecelakaan dan pelanggaran (357.839). Angka ini naik 123,3 persen dibandingkan tahun lalu, menunjukkan pesan keselamatan yang tersebar masif di berbagai kanal informasi.

Penyebaran materi kampanye seperti spanduk, leaflet, stiker, dan billboard juga meningkat tajam dengan total 3.541.356 kali penyebaran, naik 138,8 persen. Secara spesifik terdapat 97.332 spanduk, 1.789.520 leaflet, 1.634.637 stiker, dan 19.867 billboard.

Aktivitas preventif mencapai 3.325.280 kegiatan, naik 201,9 persen dari 1.101.468 pada tahun sebelumnya. Pemeriksaan kelengkapan kendaraan dilakukan 177.486 kali di sekolah, kampus, dan perusahaan, serta 102.605 kali pemeriksaan pengemudi bus dan truk. Penempatan personel di lokasi rawan pelanggaran mencapai 463.772 kegiatan, meningkat 938 persen, sedangkan patroli dan pengawasan lokasi rawan dilaksanakan sebanyak 559.827 kegiatan.

Turjawali menjadi komponen terbesar dengan 2.021.590 kegiatan, naik 108,9 persen dari tahun lalu, yang menandakan penguatan peran petugas dalam mengatur arus lalu lintas di jam padat dan lokasi strategis.

Dalam hal penindakan pelanggaran, hingga H12 tercatat 1.419.799 perkara, meningkat 61,6 persen dibandingkan 878.857 perkara tahun sebelumnya. Penindakan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis dan mobile mencatat total 175.040 perkara, secara signifikan menjadi tulang punggung penegakan hukum yang objektif. Sementara itu, tilang manual turun drastis 88,1 persen menjadi 17.491 perkara sejalan dengan pembatasan kebijakan. Teguran lapangan justru meningkat 90,8 persen menjadi 1.227.268 kegiatan, menunjukkan pendekatan edukatif yang semakin diperkuat.

Pada kategori pelanggaran roda dua (R2), pelanggaran tidak menggunakan helm SNI mencapai 345.490 perkara (naik 137,5%), melawan arus 43.078 perkara (naik 12,9%), dan penggunaan telepon genggam saat berkendara 5.654 perkara (naik 29,7%). Balap liar R2 juga meningkat tajam menjadi 3.962 perkara, naik 165,2 persen, sementara pelanggaran pengendara R2 di bawah umur sebanyak 59.262 kegiatan (naik 157,3%).

Untuk roda empat (R4), pelanggaran pengendara di bawah umur naik 247,5 persen menjadi 8.296 perkara, dan pelanggaran tidak menggunakan safety belt mencapai 67.036 perkara (naik 45,7%). Data ini menunjukkan kebutuhan pengawasan dan edukasi lebih lanjut terhadap pelanggaran yang berisiko tinggi.

Balap liar pada roda empat justru turun drastis dari 201 perkara menjadi 24 perkara, sementara balap liar R2 masih menjadi tantangan utama, umumnya melibatkan kelompok usia muda. Penanganan fenomena ini membutuhkan kombinasi tindakan tegas dan pembinaan komunitas.

Kakorlantas menekankan beberapa arahan utama kepada seluruh jajaran, yaitu: meningkatkan intensitas kegiatan edukasi dan penyuluhan terutama pada sekolah, komunitas dan lingkungan kerja; memperkuat kegiatan preventif melalui pengaturan, penjagaan, dan patroli yang disesuaikan dengan jam kritis; mengoptimalkan pemanfaatan ETLE sebagai instrumen utama penegakan hukum dengan tetap menjaga proporsionalitas tilang manual; memprioritaskan penanganan pelanggaran berisiko tinggi seperti balap liar, berkendara di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI, penggunaan HP saat berkendara, dan tidak memakai safety belt; serta memperkuat analisis harian untuk memetakan tren wilayah dan menimplementasikan intervensi cepat.

“Semua arahan ini harus terintegrasi dalam rencana kegiatan harian sampai operasi selesai,” ujar Irjen Pol. Agus Suryonogroho.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung Operasi Zebra 2025 dengan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah menunjukkan disiplin tinggi selama dua belas hari pelaksanaan operasi. Korps Lalu Lintas Polri berkomitmen untuk terus menjaga profesionalitas, konsistensi, dan kualitas pelayanan hingga operasi ini selesai.

Previous Post

Korlantas Perkuat Modernisasi Operasional dengan Sistem K3I untuk Pelayanan Publik Lebih Baik

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terpopuler

Brimob Jabar Percepat Penanganan Covid Dengan Ajak Warga Jatinangor Taati Prokes

Brimob Jabar Percepat Penanganan Covid Dengan Ajak Warga Jatinangor Taati Prokes

9 Oktober 2021
Dua Mobil Polisi Blokade Catwalk Citayam Fashion Week

Dua Mobil Polisi Blokade Catwalk Citayam Fashion Week

26 Juli 2022
Saham HYBE Melonjak Jelang Kepulangan Anggota BTS

Saham HYBE Melonjak Jelang Kepulangan Anggota BTS dari Wamil

10 Juni 2025

Berita Lainnya

Kapolda Metro: Kebijakan penyekatan efektif tekan 50% kendaraan yang keluar Jakarta

Kapolda Metro: Kebijakan penyekatan efektif tekan 50% kendaraan yang keluar Jakarta

15 Mei 2021

Ade Armando Salahkan Aremania dalam Tragedi Kanjuruhan

5 Oktober 2022

Wilmar Group Angkat Bicara Usai Kejagung Sita Rp11,8 Triliun dalam Kasus Ekspor CPO

18 Juni 2025

Belum Puncak Arus Balik, Volume Kendaraan ke Jakarta Menurun

17 Mei 2021
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Citizen Journalism
© Copyright Netizenwatch Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Kehidupan
  • Berita
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita

wpDiscuz