NyenyerNetizen
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
Selasa, Februari 24, 2026
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
No Result
View All Result
NyenyerNetizen
No Result
View All Result
Home Beranda

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun Simak Beberapa Dugaan Penyebabnya

Salma Hasna by Salma Hasna
8 Januari 2026
in Beranda, Berita
0
Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun Simak Beberapa Dugaan Penyebabnya
0
SHARES
7
VIEWS

JAKARTA – Serial animasi Doraemon telah resmi berhenti ditayangkan secara permanen di stasiun televisi RCTI. Kepastian ini didasarkan pada pengumuman resmi dari pihak stasiun televisi dan hilangnya program tersebut dari jadwal siaran rutin untuk awal tahun 2026. Selama lebih dari tiga dekade, Doraemon telah menjadi tontonan ikonik setiap hari Minggu pagi yang menemani berbagai lintas generasi di Indonesia.

Pertanyaan mengenai kejelasan status penayangan Doraemon sempat ramai diperbincangkan di media sosial hingga komunitas penggemar animasi. Hal ini mengingat Doraemon merupakan salah satu tontonan legendaris yang telah menemani masa kecil masyarakat Indonesia sejak mulai mengudara di RCTI pada tahun 1990 silam.

Informasi mengenai berhentinya penayangan ini akhirnya terjawab melalui saluran komunikasi resmi stasiun televisi. Mengutip informasi dari akun Instagram @officialrcti, serial animasi Doraemon resmi berhenti ditayangkan di RCTI sejak tanggal 29 Desember 2025.

Kepastian ini diperkuat oleh pantauan pada jadwal resmi RCTI, di mana nama Doraemon sudah tidak lagi tercantum dalam daftar program untuk bulan Januari 2026. Penegasan ini mengakhiri spekulasi penonton mengenai kemungkinan adanya perubahan jam siar atau penundaan sementara, sekaligus menandai bahwa penghentian tersebut bersifat permanen.

Selama lebih dari 35 tahun, kehadiran Doraemon di layar kaca bukan sekadar hiburan, melainkan telah menjadi bagian penting dari rutinitas dan momen kebersamaan keluarga di akhir pekan. Berakhirnya penayangan ini menimbulkan rasa kehilangan tersendiri bagi banyak penonton setia yang tumbuh besar bersama petualangan Nobita dan kantong ajaib Doraemon.

Meskipun pihak stasiun televisi belum merilis pernyataan resmi mengenai alasan spesifik di balik keputusan ini, beberapa analisis dari pakar dan pengamat mulai bermunculan. Berikut adalah beberapa dugaan penyebab berhentinya penayangan Doraemon di RCTI:

  1. Perubahan Strategi Program: Diduga stasiun televisi sedang melakukan evaluasi terhadap kinerja rating dan lebih mengutamakan program baru yang dianggap lebih relevan dengan selera audiens televisi saat ini.
  2. Pergeseran Kebiasaan Menonton: Adanya tren di mana anak-anak kini lebih cenderung menikmati konten animasi melalui platform digital dan layanan streaming dibandingkan melalui saluran televisi konvensional.
  3. Isu Hak Siar dan Lisensi: Muncul dugaan terkait berakhirnya kontrak lisensi, yang diperkuat dengan hadirnya sejumlah film layar lebar Doraemon di stasiun televisi kompetitor dalam kurun waktu terakhir.

Berhentinya penayangan Doraemon di RCTI menandai berakhirnya sebuah kebiasaan panjang yang telah bertahan melewati berbagai perubahan zaman. Meski kini tidak lagi hadir menghiasi layar kaca setiap Minggu pagi, Doraemon dipastikan akan selalu dikenang sebagai ikon tayangan anak yang memiliki tempat istimewa dalam ingatan kolektif masyarakat Indonesia.

Tags: Animasi DoraemonDoraemon Berhenti TayangHak Siar DoraemonRCTI
Previous Post

Wapres Gibran Rakabuming Raka Terima Audiensi Tompi dan Pelaku Kreatif Guna Pastikan Keberlanjutan Dukungan Pemerintah

Next Post

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho Perintahkan Operasi Lalin Kendalikan Teknologi Digital

Next Post
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho Perintahkan Operasi Lalin Kendalikan Teknologi Digital

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho Perintahkan Operasi Lalin Kendalikan Teknologi Digital

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terpopuler

India Vaksinasi 1,7 Juta Orang Perhari, Kok Bisa?

India Vaksinasi 1,7 Juta Orang Perhari, Kok Bisa?

16 Maret 2021
PSM Makassar Ditahan Imbang Persik Kediri 1-1, Meski Unggul Jumlah Pemain

PSM Makassar Ditahan Imbang Persik Kediri 1-1, Meski Unggul Jumlah Pemain

5 November 2024
Kunker ke Kalsel, Panglima TNI dan Kapolri Berikan Arahan Penanganan Covid-19

Kunker ke Kalsel, Panglima TNI dan Kapolri Berikan Arahan Penanganan Covid-19

7 Agustus 2021

Berita Lainnya

Tanpa Musyawarah! Penutupan Jalan Stadion Singaperbangsa Dinilai Tak Berempati pada Rakyat

Tanpa Musyawarah! Penutupan Jalan Stadion Singaperbangsa Dinilai Tak Berempati pada Rakyat

29 Januari 2026

Nobita dan Shizuka Menikah di Stand by Me Doraemon 2, 8 Curhatan Netizen Ini Bikin Geli

9 Februari 2021

Fakta Tertangkapnya Preman Kampung Siram Pelayan Warteg di Depok

1 Februari 2021

Viral Rumah Dokter Anak di Jogja Berbentuk Kastil, Bak Disneyland

7 Januari 2021
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Citizen Journalism
© Copyright Netizenwatch Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Kehidupan
  • Berita
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita

wpDiscuz