NyenyerNetizen
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
Rabu, Maret 18, 2026
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
No Result
View All Result
NyenyerNetizen
No Result
View All Result
Home Beranda

Macan Tutul Nyasar ke Balai Desa Kuningan, Dievakuasi dan Direncanakan Dilepasliarkan ke Gunung Ciremai

Salma Hasna by Salma Hasna
28 Agustus 2025
in Beranda, Berita
0
Macan Tutul Masuk Balai Desa Kuningan – Evakuasi

Macan Tutul Masuk Balai Desa Kuningan – Evakuasi

0
SHARES
7
VIEWS

Kuningan, Jawa Barat – Seekor macan tutul menghebohkan warga Desa Kutamandarakan, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, setelah masuk ke dalam Balai Desa pada Selasa (26/8/2025) pagi. Satwa dilindungi itu berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dan saat ini dititipkan di Lembang Zoo, Bandung Barat, untuk observasi sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya di Taman Nasional Gunung Ciremai.

Kepala BBKSDA Jawa Barat, Agus Arianto, menjelaskan macan tutul masih menjalani rehabilitasi untuk memastikan kondisi fisik dan perilakunya siap kembali ke alam. “Proses pelepasliaran akan dilakukan setelah habitat di Ciremai dinyatakan layak dan aman,” ujarnya.

Evakuasi dilakukan dengan melibatkan petugas BKSDA, Damkar, BPBD, dan kepolisian. Satwa itu pertama kali ditemukan seorang pekerja yang terkejut melihat keberadaan macan tutul di ruang balai desa lama yang jarang digunakan.

Menurut pakar konservasi dari Unpad, Herlina Agustin, kemungkinan besar macan tutul tersebut merupakan pejantan muda yang tengah mencari wilayah baru atau pasangan. Pergerakan satwa liar hingga masuk ke pemukiman diduga dipengaruhi oleh semakin sempitnya koridor alami akibat alih fungsi lahan.

Awalnya, macan tutul direncanakan menjalani rehabilitasi di Cikembulan, Garut. Namun karena fasilitas belum tersedia, satwa itu sementara dititipkan di Lembang Zoo. BBKSDA memastikan pelepasliaran ke Gunung Ciremai akan dilakukan segera setelah semua kajian selesai.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga kelestarian hutan dan memperkuat edukasi konservasi untuk mencegah konflik antara manusia dan satwa liar di sekitar kawasan penyangga hutan.

Previous Post

Onana Blunder, Manchester United Tersingkir dari Carabao Cup

Next Post

Demo Buruh Serentak, Ribuan Massa Padati DPR Tuntut Hapus Outsourcing dan Tolak Upah Murah

Next Post
Demo Buruh Serentak 28 Agustus- "Hostum" di Jakarta Fokus Depan DPR

Demo Buruh Serentak, Ribuan Massa Padati DPR Tuntut Hapus Outsourcing dan Tolak Upah Murah

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terpopuler

Geger Dugaan Bullying, Malaysia Selidiki Kematian Zara Qairina Mahathir

Geger Dugaan Bullying, Malaysia Selidiki Kematian Zara Qairina Mahathir

15 Agustus 2025
6 Kelakuan Kocak Orang saat di Mal Ini Bikin Geleng Kepala

6 Kelakuan Kocak Orang saat di Mal Ini Bikin Geleng Kepala

8 April 2021
Viral Perjuangan Makan di Resepsi Pernikahan saat Banjir, Curi Perhatian Warganet

Viral Perjuangan Makan di Resepsi Pernikahan saat Banjir, Curi Perhatian Warganet

9 Februari 2021

Berita Lainnya

instagram

Mengubah Profil Media Sosial Menjadi Brave, Pink Hero, atau Green: Ini Makna dan Caranya

3 September 2025

Depot Vaksin Presisi, Cara Jitu Polres Karanganyar Sukseskan Vaksinasi

24 Oktober 2021

Pernikahan Salshabilla Adriani dan Ibrahim Risyad dengan Pesona Adat Sunda

8 Juli 2024

Pemerintah Godok Aturan Untuk “Kunci” ASN di Daerah, Agar Tak Bisa Cepat Mutasi

23 September 2022
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Citizen Journalism
© Copyright Netizenwatch Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Kehidupan
  • Berita
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita

wpDiscuz