Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho, melaporkan penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 7 persen selama Operasi Lilin yang berlangsung pada libur Natal dan Tahun Baru 2026. Ia menyampaikan hal tersebut saat apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di Command Center Km 29, Jumat (2/1/2026).
“Tahun lalu kejadian menonjol ada tiga, tahun ini hanya satu, berarti terjadi penurunan yang signifikan. Jumlah peristiwa kecelakaan juga turun sekitar 7 persen,” ujar Irjen Agus.
Menurutnya, penurunan ini lebih baik jika dibandingkan dengan Operasi Lilin pada periode 2023 dan 2024 yang hanya mencatat penurunan 4 persen. Selain itu, fatalitas korban meninggal dunia mengalami penurunan dua digit sebesar 25 persen, turun dari 450 menjadi 338 korban jiwa.
“Fatalitas tahun lalu naik, sekarang turun 25%. Ini merupakan indikator keberhasilan di bidang keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” jelas Agus.
Ia mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran yang siaga mengamankan jalannya Operasi Lilin, baik selama arus mudik maupun arus balik.
“Rekan-rekan di lapangan, para direktur dan Kasatlantas, meskipun lelah, berhasil menurunkan korban meninggal dunia dan angka kecelakaan secara signifikan,” tutur Agus.
Data menunjukkan jumlah peristiwa kecelakaan turun dari sekitar 2.900 menjadi 2.793 kejadian selama operasi ini berlangsung, menunjukkan penurunan yang berarti.
Lebih lanjut, Irjen Agus menyatakan bahwa pemantauan arus lalu lintas di jalan tol, jalan arteri, pelabuhan, dan penyeberangan masih akan berlanjut hingga akhir pekan. Oleh karena itu, Operasi Lilin diperpanjang dan diteruskan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).
“Semua lini diperiksa mulai dari tol, arteri, jalan nasional hingga alternatif, termasuk pelabuhan seperti Bakauheni, Merak, Gilimanuk, dan Ketapang. Posko harus cek semua dan pastikan operasi berjalan serius tanpa ada yang main-main,” tegas Agus.
Dengan data dan pemantauan yang ketat ini, Polri berharap angka kecelakaan dan korban jiwa terus menurun guna memberikan rasa aman bagi masyarakat selama masa liburan Natal dan Tahun Baru.





