Jakarta — Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 kembali mendapat sorotan positif. Kali ini, apresiasi datang dari pengamat lalu lintas dan transportasi yang menilai keberhasilan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini layak diapresiasi secara khusus. Penilaian tersebut diwujudkan melalui pemberian penghargaan kepada Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho.
Penghargaan tersebut diberikan di Gedung Korlantas Polri, Jakarta, sebagai bentuk pengakuan atas capaian kinerja dalam menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Pengamat transportasi, Banter Adis, menyebut Operasi Ketupat 2026 telah menjawab tantangan besar lonjakan mobilitas masyarakat dengan sangat baik.
Indikator utama pemberian penghargaan ini adalah penurunan angka kecelakaan yang sangat mencolok. Data menunjukkan jumlah korban meninggal dunia menurun sebesar 30,41 persen dibandingkan tahun lalu. Tercatat, korban jiwa pada periode Lebaran 2026 sebanyak 238 orang, jauh lebih rendah dari tahun sebelumnya yang mencapai 342 orang.
“Keberhasilan ini tidak hanya diukur dari kelancaran mobilitas, tetapi dari kemampuan melindungi keselamatan masyarakat. Penurunan fatalitas ini adalah bukti nyata efektivitas strategi Polri di lapangan,” ujar Banter Adis.
Banter Adis juga menyoroti pemanfaatan teknologi modern seperti ETLE, drone pemantau, dan command center mobile yang membantu pengambilan keputusan secara real-time. Pendekatan berbasis teknologi ini menunjukkan bahwa pengelolaan lalu lintas Polri telah berkembang menjadi pelayanan publik yang modern dan responsif.
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan simbol kerja keras seluruh jajaran yang bertugas tanpa lelah. Sinergi antara rekayasa lalu lintas yang terukur (seperti one way dan contraflow) serta pendekatan humanis personel di lapangan menjadi kunci utama terwujudnya semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” pada tahun 2026 ini.




