NyenyerNetizen
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
Selasa, Mei 12, 2026
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
No Result
View All Result
NyenyerNetizen
No Result
View All Result
Home Beranda

Mengapa Kesadaran Lebih Penting dari Tilang? Menguak Filosofi Baru Polantas

Salma Hasna by Salma Hasna
12 Mei 2026
in Beranda, Berita
0
Mengapa Kesadaran Lebih Penting dari Tilang? Menguak Filosofi Baru Polantas
0
SHARES
2
VIEWS

JAKARTA — Selama puluhan tahun, wajah polisi lalu lintas (Polantas) identik dengan penegakan hukum melalui sanksi tilang. Hal ini membentuk pola pikir masyarakat bahwa mematuhi aturan adalah cara menghindari hukuman, bukan bentuk perlindungan diri. Namun, paradigma ini kini sedang dirombak secara fundamental.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa arah kebijakan Polantas saat ini bergeser dari sekadar menciptakan ketakutan menjadi membangun kesadaran kolektif.

“Tujuan kami bukan membuat masyarakat takut ditilang, tapi sadar untuk selamat,” ujar Irjen Agus dalam berbagai kesempatan transformasi pelayanan Polantas.

Penegakan Hukum Sebagai Bagian dari Edukasi

Meski mengedepankan kesadaran, Polantas tetap memandang penegakan hukum sebagai pilar penting. Tanpa pengawasan digital seperti ETLE (tilang elektronik) dan patroli rutin, jalan raya berisiko menjadi ruang tanpa aturan. Namun, sanksi kini ditempatkan sebagai bagian dari proses pendidikan sosial, bukan tujuan akhir.

Tujuan utama yang ingin dicapai adalah perubahan perilaku jangka panjang. Polantas menyadari bahwa sanksi hanya menghentikan pelanggaran sementara waktu, sementara kesadaran memiliki daya tahan yang jauh lebih kuat dan berkelanjutan.

Budaya Sadar: Kepatuhan Tanpa Harus Diawasi

Filosofi besar yang dibangun Korlantas Polri saat ini adalah menciptakan budaya tertib yang lahir secara alami. Seseorang yang sadar akan pentingnya keselamatan akan tetap mengenakan helm atau sabuk pengaman bukan karena takut ada petugas, melainkan karena memahami risiko bagi nyawanya.

Transformasi ini diimplementasikan melalui program “Polantas Menyapa”. Polisi kini lebih banyak hadir dalam ruang-ruang dialog, mulai dari komunitas motor, sekolah, hingga kampus. Polantas memosisikan diri sebagai fasilitator perubahan sosial yang komunikatif dan humanis.

Membangun Peradaban Jalan Lewat Nilai

Irjen Agus Suryonugroho memahami bahwa membangun budaya ini membutuhkan waktu. Namun, pendekatan yang menyasar pada empati dan penghormatan terhadap kehidupan manusia diyakini sebagai langkah paling tepat.

Ketika seseorang berhenti di lampu merah atau memberikan jalan bagi ambulans karena kesadaran sosial—bukan karena ancaman denda—di situlah peradaban jalan benar-benar tumbuh. Keselamatan kini dipandang sebagai nilai bersama yang dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat demi kualitas hidup yang lebih baik di seluruh Indonesia.

Previous Post

Mengapa Jalan yang Tertib Membuat Hidup Masyarakat Lebih Berkualitas?

Next Post

Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho: Disiplin Lalu Lintas Adalah Investasi Peradaban

Next Post
Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho: Disiplin Lalu Lintas Adalah Investasi Peradaban

Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho: Disiplin Lalu Lintas Adalah Investasi Peradaban

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terpopuler

Sebut Bjorka Tukang Ngarang, Nikita Mirzani Ancam Bongkar Identitas Sang Hacker

Sebut Bjorka Tukang Ngarang, Nikita Mirzani Ancam Bongkar Identitas Sang Hacker

22 September 2022

Gosip Sepak Bola Terkini: Pulisic, Origi Siap Hengkang!

14 Desember 2021
Benzema Bawa Al Ittihad Kalahkan Al Akhdoud ke Puncak Klesmen Liga Arab Saudi

Benzema Bawa Al Ittihad Kalahkan Al Akhdoud ke Puncak Klesmen Liga Arab Saudi

15 September 2023

Berita Lainnya

Kapolri Ungkap Fakta Pasutri Bom Bunuh Diri di Makassar

Kapolri Ungkap Fakta Pasutri Bom Bunuh Diri di Makassar

30 Maret 2021

Viral, Tradisi Unik Pasien Covid-19 di Wisma Atlet yang Dinyatakan Sembuh

12 Januari 2021

Kapolres Pekalongan Kota Imbau Tetap Displin Prokes

8 Oktober 2021

Kapolri Tinjau Ribuan Pekerja di PT Epson Divaksin Secara Massal

5 Agustus 2021
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Citizen Journalism
© Copyright Netizenwatch Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Kehidupan
  • Berita
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita

wpDiscuz