NyenyerNetizen
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
Jumat, Februari 6, 2026
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
No Result
View All Result
NyenyerNetizen
No Result
View All Result
Home Berita

Membaca Gebrakan Keras Gibran Rakabuming Copot Lurah Pungli

Admin Netizenwatch by Admin Netizenwatch
3 Mei 2021
in Berita
0
Membaca Gebrakan Keras Gibran Rakabuming Copot Lurah Pungli
0
SHARES
26
VIEWS

Jakarta – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mencopot Lurah Gajahan berinisial S karena diduga terlibat pungutan liar (pungli). Aksi Gibran mencopot lurah ini dinilai sebagai upaya menunjukkan kemampuan.

“Gibran ingin menunjukkan kepada publik bahwa sebagai Wali Kota Solo dia bisa bertangan besi, bisa keras kepada pihak-pihak yang tidak sesuai dengan prosedur, seperti lurah pungli. Ini yang saya sebut, Gibran ini mulai unjuk kebolehan sebagai wali kota,” kata Direktur Parameter Politik, Adi Prayitno, kepada wartawan, Minggu (2/5/2021).

Adi menyebut publik menilai Gibran bisa menjadi wali kota karena embel-embel anak presiden. Karena itu, menurutnya, keputusan memecat lurah yang diduga terlibat pungli ini adalah upaya Gibran meng-counter penilaian publik.

“Kan selama ini publik menilai Gibran jadi wali kota terlampau mudah karena dia anak presiden dan tidak didasarkan pada rekam jejak, kapasitas, kompetensi, dan leadership. Nah, sepertinya pemecatan lurah pungli ini sebagai unjuk kebolehan dari Gibran kepada publik bahwa dia bisa bekerja dengan tegas, dengan keras kepada pihak-pihak yang memang tidak sesuai dengan kaidah dan norma demokrasi dan pemerintahan,” papar Adi.

“Jadi Gibran di sini tidak mau disebut sebagai wali kota yang duduk manis, menang. Tapi sekali lagi, dia ingin menunjukkan bahwa dia bisa melakukan apa saja, tangan besi kepada pihak yang menurut dia melanggar hukum dan aturan,” imbuhnya.

Adi juga melihat gaya kepemimpinan Gibran dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat masih menjadi Wali Kota Solo Berbeda. Perbedaan itu juga dipengaruhi oleh kondisi, di mana saat itu Jokowi justru dianggap bisa bekerja.

“Kalau Jokowi beda konteksnya. Dulu dia (Jokowi) memang jadi Wali Kota Solo karena dinilai bisa bekerja dan merakyat, punya kapasitas, segala sesuatu bisa diselami dengan baik sebelum memutuskan segala sesuatu. Orang percaya leadership Jokowi, dia anak hebat, sekali pun keputusan yang dilahirkan agak lambat,” sebut Adi.

“Tapi beda konteksnya dengan Gibran yang jadi Wali Kota Solo ya di bawah bayang-bayang bapaknya, di bawah cibiran dia jadi wali kota hanya karena anak presiden. Jadi, kalau ada itu, kabar yang dianggap tidak sesuai, melenceng, dia langsung eksekusi,” sambung dia.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.

Tags: Berita
Previous Post

Viral Tas Mungil Bentuk Kursi Dijual Rp 12 Juta, Tak Bisa Bawa Barang

Next Post

Viral Bocah Doyan Sambal, Tak Mau Makan Kalau Tidak Pedas

Next Post
Viral Bocah Doyan Sambal, Tak Mau Makan Kalau Tidak Pedas

Viral Bocah Doyan Sambal, Tak Mau Makan Kalau Tidak Pedas

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terpopuler

Beri Jawaban Menggelitik, Salmafina Sunan Saat Ditanya Kapan Nikah.

Beri Jawaban Menggelitik, Salmafina Sunan Saat Ditanya Kapan Nikah.

30 Juni 2022
Personel Gabungan TNI – POLRI Selalu Bagikan Masker dan ingatkan warga akan pentingnya Prokes 5M ditengah PPKM

Personel Gabungan TNI – POLRI Selalu Bagikan Masker dan ingatkan warga akan pentingnya Prokes 5M ditengah PPKM

26 September 2021
Ahmad Sahroni-Nafa Urbach

Reaksi Jujur Praktisi Hukum soal Isu Video 7 Menit Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach

12 September 2025

Berita Lainnya

Kemensos Permudah Akses, Status Penerima BLT Kesra Rp900 Ribu Bisa Dicek Mandiri via Aplikasi Cek Bansos

Kemensos Permudah Akses, Status Penerima BLT Kesra Rp900 Ribu Bisa Dicek Mandiri via Aplikasi Cek Bansos

23 Oktober 2025

Korlantas Polri kirim bantuan sembako ke ponpes dan panti asuhan

22 September 2021

VIDEO: Pengantin Dikado Sembako oleh Temannya Saat Resepsi

9 Februari 2021

Kapolri Persilahkan Peserta Lomba Mural Kritik Polri

21 Oktober 2021
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Citizen Journalism
© Copyright Netizenwatch Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Kehidupan
  • Berita
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita

wpDiscuz