NyenyerNetizen
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
Kamis, April 16, 2026
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
No Result
View All Result
NyenyerNetizen
No Result
View All Result
Home Berita

Ombudsman Apresiasi Pos Penyekatan Mudik Tetap Maksimal di Tengah Kekurangan

Admin Netizenwatch by Admin Netizenwatch
14 Mei 2021
in Berita
0
Ombudsman Apresiasi Pos Penyekatan Mudik Tetap Maksimal di Tengah Kekurangan
0
SHARES
23
VIEWS

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya mengapresiasi jajaran tim pos penyekatan mudik yang telah menghalau para pemudik nekat. 

Jajaran di lapangan, menurut Ombudsman cepat beradaptasi dengan jadwal kerja panjang, personel minim, hingga kebijakan yang berubah – ubah.

“Seluruh tim yang bekerja di pos check point dan pos penyekatan wilayah Jabodetabek harus kami acungi jempol karena telah bekerja dengan luar biasa,” kata Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya Teguh P Nugroho dalam keterangannya, Jumat (14/5/2021). 

Baca juga: Polda Metro Klaim Malam Takbiran, Idulfitri dan Kenaikan Isa Almasih Berlangsung Kondusif 

Baca juga: Gubernur Anies Baswedan Sebut Perayaan Idulfitri 2021 di Ibu Kota Lancar 

Baca juga: Hari Pertama Lebaran 896 Kendaraan Diminta Putar Balik di Gerbang Tol Cikarang Barat 

Teguh menyebut meski kebijakan pemerintah pusat berubah – ubah terkait mudik di wilayah aglomerasi, secara umum koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah berjalan cukup baik.

Namun satu poin yang ditekankan Ombudsman dalam giat penyekatan mudik adalah minimnya jumlah personel lapangan.

Kekurangan ini menyebabkan personel lapangan dihadapkan pada beberapa kesulitan.

Antara lain kecepatan pemeriksaan dokumen perjalanan yang mengakibatkan terjadi antrean panjang, serta kurangnya antisipasi potensi amuk pemudik yang tak sabar. 

“Kelelahan secara fisik dan psikis para petugas bisa berdampak pada kemampuan mereka dalam melakukan anitisipasi kejadian di lapangan termasuk kesabaran untuk menghadapi kemarahan para pemudik yang bisa memicu konflik fisik,” tuturnya.

Tags: Mudik Lebaran 2021
Previous Post

H+1 Lebaran, Masih Ada 400 Ribu Kendaraan Pemudik yang Diputar Balik

Next Post

Komandan Kelompok Lekagak Telenggen Lesmin Waker Ditembak Mati

Next Post
Komandan Kelompok Lekagak Telenggen Lesmin Waker Ditembak Mati

Komandan Kelompok Lekagak Telenggen Lesmin Waker Ditembak Mati

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terpopuler

WSBK di Mandalika, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

WSBK di Mandalika, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

22 November 2021
Peringatan Keras Dirjen Aan Suhanan di Surabaya: ODOL Penyumbang Kecelakaan Tertinggi ke-2, Komitmen Nol ODOL Wajib

Peringatan Keras Dirjen Aan Suhanan di Surabaya: ODOL Penyumbang Kecelakaan Tertinggi ke-2, Komitmen Nol ODOL Wajib

23 Oktober 2025
Kapolres Bogor Gelar Silahturahmi Bersama Pimpinan Gereja Kabupaten Bogor

Kapolres Bogor Gelar Silahturahmi Bersama Pimpinan Gereja Kabupaten Bogor

13 Desember 2021

Berita Lainnya

Operasi Ketupat 2026: Ketika Pengabdian Petugas Jadi Fondasi Mudik Aman

Operasi Ketupat 2026: Ketika Pengabdian Petugas Jadi Fondasi Mudik Aman

16 April 2026

Polri Siapkan Mudik Gratis Presisi 2026 dengan 32.721 Peserta dan 693 Armada

16 Maret 2026

Pelatihan Integrasi Siswa TNI-Polri di SPN Hinai Polda Sumut, Ka SPN : Tingkatkan Soliditas

14 Desember 2021

Viral Video Guru Marah dan Dorong Siswa dengan Keras, Tuai Kecaman Warganet

30 Maret 2021
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Citizen Journalism
© Copyright Netizenwatch Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Kehidupan
  • Berita
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita

wpDiscuz