Jakarta – Manchester United kembali menelan hasil mengecewakan setelah disingkirkan klub League Two, Grimsby Town, pada babak kedua Carabao Cup. Laga yang digelar di Blundell Park, Kamis (28/8/2025) dini hari WIB, berakhir dengan kekalahan MU melalui adu penalti 11-12.
United sempat tertinggal dua gol lebih dulu sebelum berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di waktu normal. Namun, kegagalan menjaga konsistensi permainan membuat Setan Merah tak mampu melaju ke babak berikutnya.
Salah satu sorotan utama tertuju pada kiper Andre Onana. Ia melakukan blunder ketika gagal mengantisipasi umpan silang di kotak penalti. Bola liar kemudian dimanfaatkan Tyrell Warren untuk mencetak gol ke gawang kosong. Kesalahan tersebut kembali mempertebal kritik terhadap Onana sejak bergabung dari Inter Milan pada 2023.
Meski demikian, pelatih MU Ruben Amorim menegaskan bahwa kekalahan timnya tidak bisa hanya dibebankan kepada sang penjaga gawang.
“Dengan segala hormat, ketika Anda kalah dari tim divisi empat, masalahnya bukan hanya pada kipernya,” ujar Amorim kepada Sky Sports.
Menurut Amorim, kegagalan Manchester United mencerminkan banyak faktor, mulai dari kesiapan pemain hingga pendekatan tim terhadap kompetisi. “Setiap detail dalam persiapan dan strategi menentukan performa di lapangan,” tambahnya.
Kekalahan ini menambah daftar buruk MU di awal musim 2025/2026. Dari tiga laga liga sebelumnya, mereka belum meraih kemenangan—kalah dari Arsenal (0-1) dan imbang kontra Fulham (1-1). Selanjutnya, United akan menghadapi Burnley pada lanjutan Premier League, Sabtu (30/8/2025), dengan misi memperbaiki start yang tersendat.