NyenyerNetizen
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
Jumat, April 24, 2026
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
No Result
View All Result
NyenyerNetizen
No Result
View All Result
Home Beranda

Sinergi Dua Arah: Cara Polantas Menyerap Aspirasi dari Komunitas Pejuang Aspal

Salma Hasna by Salma Hasna
24 April 2026
in Beranda, Berita
0
Sinergi Dua Arah: Cara Polantas Menyerap Aspirasi dari Komunitas Pejuang Aspal
0
SHARES
2
VIEWS

JAKARTA — Wajah pelayanan Polisi Lalu Lintas (Polantas) kini menunjukkan perubahan paradigma yang signifikan. Tidak lagi terbatas pada fungsi teknis pengaturan kendaraan, Polantas di bawah arahan Korlantas Polri mulai bertransformasi menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis dan proaktif.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum, menekankan bahwa aparat harus hadir lebih dekat dengan warga. Polantas kini hadir di luar konteks penegakan hukum, seperti membantu pengendara yang mengalami kendala teknis atau terlibat aktif dalam aksi kemanusiaan di ruang publik.

Salah satu manifestasi nyata dari arah baru ini adalah program “Polantas Menyapa”. Di berbagai daerah, polisi mulai menjalin dialog dua arah dengan komunitas-komunitas yang memiliki interaksi harian tinggi dengan jalan raya, seperti komunitas bengkel dan pengemudi ojek online (ojol).

Komunitas ojol dinilai memiliki pengalaman lapangan yang sangat berharga. Mereka adalah pihak yang paling tahu di mana titik rawan kecelakaan, pola kemacetan terbaru, hingga perilaku pengguna jalan di waktu-waktu tertentu. Dengan menjadikan mereka sebagai ‘mata dan telinga’, Polantas tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menyerap data riil dari lapangan untuk menyusun kebijakan yang tepat sasaran.

Perubahan ini juga menyentuh aspek edukasi. Alih-alih hanya mengandalkan sanksi yang memicu rasa takut, Polantas kini mengedepankan komunikasi persuasif. Tujuannya jelas: membangun kesadaran kolektif. Masyarakat diharapkan patuh bukan karena takut ditilang, tetapi karena memahami bahwa keselamatan adalah hak dan tanggung jawab bersama.

Bantuan kecil, seperti membantu kendaraan mogok di tengah kemacetan, terbukti memberikan dampak besar terhadap peningkatan kepercayaan publik (public trust). Pengalaman langsung masyarakat yang merasa terbantu secara tulus menciptakan citra negara yang hadir dan peduli.

Meskipun mengedepankan empati, Korlantas Polri memastikan bahwa penegakan hukum tetap berjalan tegas terhadap pelanggaran yang membahayakan nyawa. Perpaduan antara penggunaan data presisi untuk pemetaan risiko dan pendekatan humanis untuk eksekusi lapangan menjadi kunci pelayanan Polri yang modern dan responsif.

Pada akhirnya, transformasi ini adalah upaya jangka panjang untuk membangun budaya tertib yang berkelanjutan. Dengan hadir di komunitas, sekolah, dan setiap persimpangan jalan, Polantas kini bukan sekadar simbol otoritas, melainkan sahabat perjalanan yang memastikan setiap nyawa terlindungi di aspal Nusantara.

Previous Post

Kakorlantas Polri di Semarang: Rangkul Ojol Jadi Mitra Strategis Penjaga Kamtibmas

Next Post

Turunkan Angka Kecelakaan 31%, Inilah Rahasia Kebijakan Berbasis Data Korlantas Polri

Next Post
Turunkan Angka Kecelakaan 31%, Inilah Rahasia Kebijakan Berbasis Data Korlantas Polri

Turunkan Angka Kecelakaan 31%, Inilah Rahasia Kebijakan Berbasis Data Korlantas Polri

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terpopuler

Polisi Gagalkan Penyelundupan 16 Kg Sabu dari Afrika

Polisi Gagalkan Penyelundupan 16 Kg Sabu dari Afrika

6 Agustus 2021
Honor Podcast Sama dengan Fuji, Kiky Saputri Minta Naikkan Harga Lah

Honor Podcast Sama dengan Fuji, Kiky Saputri Minta Naikkan Harga Lah

19 Januari 2022
Polda Sumut Blokir 1.012 Nomor Seluler Prank Call Center 110

Polda Sumut Blokir 1.012 Nomor Seluler Prank Call Center 110

27 Mei 2021

Berita Lainnya

Art Therapy Has ‘Clear Effect’ On Severe Depression, Research Finds

11 November 2020

Jet Lag Jadi Kendala Utama Timnas Indonesia Jelang Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026

7 Oktober 2024

Polsek Tanjung Beringin Gelar Operasi Yustisi Terapkan Prokes dan PPKM Mikro

29 September 2021

Dalam Rangka HUT Ke 72 Polda Metro Jaya: Kapolda Berharap Pelayanan Kepada Masyarakat Bisa Lebih Maksimal

9 Desember 2021
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Citizen Journalism
© Copyright Netizenwatch Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Kehidupan
  • Berita
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita

wpDiscuz