NyenyerNetizen
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
Kamis, Januari 8, 2026
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
No Result
View All Result
NyenyerNetizen
No Result
View All Result
Home Beranda

Merayakan 10 Muharam dengan Bubur Asyura di Kudus

Salma Hasna by Salma Hasna
16 Juli 2024
in Beranda, Berita
0
Merayakan 10 Muharam dengan Bubur Asyura di Kudus
0
SHARES
36
VIEWS

NetizenWatch.com – Menjelang 10 Muharam, masyarakat di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memiliki tradisi unik dengan berbagi ribuan bubur asyura yang dibuat hanya sekali dalam setahun. Bubur ini terbuat dari delapan bahan campuran dan dihiasi dengan sembilan jenis topping lauk pauk, menjadikannya makanan yang dinanti-nanti oleh masyarakat Kudus.

Tradisi pembagian bubur asyura rutin dilakukan setiap tahun oleh masyarakat Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada 9 Muharam dalam kalender Hijriah. Acara ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan buka luwur Makam Sunan Kudus.

Proses pembuatan bubur asyura melibatkan ibu-ibu desa setempat yang menggunakan delapan bahan utama, seperti beras, pisang, ketela, jagung, kacang tolo, dan berbagai biji-bijian lainnya yang direbus dan diaduk, kemudian dimasak sekitar tiga jam di atas wajan besar.

Setelah matang, bubur ini ditambahkan dengan sembilan jenis topping lauk pauk, seperti telur, udang, ikan teri, buliran buah jeruk pamelo, dan bahan lainnya. Bubur asyura kemudian disajikan di atas daun pisang dan dibagikan kepada warga sekitar oleh remaja putri yang memasuki gang-gang kecil di Desa Kauman.

Pengurus Yayasan Makam dan Masjid Menara Kudus, Denny Nur Hakim, menyatakan bahwa tradisi berbagi bubur asyura ini adalah warisan turun-temurun dari Sunan Kudus atau Syech Ja’far Shadiq. Tradisi ini melambangkan rasa syukur masyarakat atas berkah yang melimpah.

Pembuatan bubur asyura didasarkan pada kisah Nabi Nuh yang selamat dari banjir bandang pada 10 Muharam. Saat itu, Nabi Nuh meminta umatnya untuk menghimpun biji-bijian dan memasaknya bersama, yang hingga kini dikenal sebagai bubur asyura.

“Sampai saat ini masyarakat Jawa, terutama di Kudus pada saat Muharam ini melakukan apa yang dahulu dilakukan Nabi Nuh, syukuran atau tasyakuran,” kata Denny, Senin (15/7/2024).

Tahun ini panitia menyiapkan 1.300-an porsi bubur asyura yang dibagikan kepada masyarakat sekitar dan disiapkan untuk pengajian nanti malam di kawasan Masjid Menara Kudus atau Masjid Al-Aqsa.

Keunikan cita rasa yang gurih dari bubur dan aneka toping lauk pauk menjadi penantian masyarakat sekitar. Biasanya bubur asyura yang didapat akan dimakan bersama anggota keluarga dan masyarakat yang percaya akan keberkahan dari bubur yang hanya ditemui setiap satu tahun sekali.

“Ya enak gurih, enggak setiap hari ada makanya dinanti-nantikan. Kalau yang sedang puasa ya dimakan nanti sore, kalau tidak ya langsung dimakan. Biasanya ramai-ramai dimakan bersama keluarga,” ujar Ristianah.

Pembuatan bubur asyura kini sudah menjadi tradisi serangkaian buka luwur Makam Sunan Kudus. Selain itu, bubur asyura juga menjadi wujud rasa syukur kebersamaan dan kepedulian kepada warga sekitar.

Baca Juga : Yuk Sambut Kedatangan #TahunBaruIslam1446H dengan Momen Refleksi dan Harapan Baru!

Dapatkan informasi terupdate berita polpuler harian dari Netizenwatch.com. Untuk kerjasama lainya bisa kontak email tau sosial media kami lainnya.

Tags: 10 Muharambubur asyuraMuharam
Previous Post

Daftar Top Skor Euro 2024

Next Post

Perbedaan Kekayaan Pasha Ungu dan Gunawan Dwi Cahyo, Siapa yang Menang?

Next Post
Perbedaan Kekayaan Pasha Ungu dan Gunawan Dwi Cahyo, Siapa yang Menang?

Perbedaan Kekayaan Pasha Ungu dan Gunawan Dwi Cahyo, Siapa yang Menang?

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terpopuler

Haji Faisal Nyaleg, Netizen Ramai Beri Kritik

Haji Faisal Nyaleg, Netizen Ramai Beri Kritik

12 Agustus 2022
Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat Pati Polri, 8 Orang Jadi Jenderal Baru

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat Pati Polri, 8 Orang Jadi Jenderal Baru

17 September 2021
Kemlu Ungkap Alasan Mikrofon Presiden Prabowo Mati Saat Pidato di PBB

Kemlu Ungkap Alasan Mikrofon Presiden Prabowo Mati Saat Pidato di PBB

23 September 2025

Berita Lainnya

Bayern Munich Tumbang di Babak 16 Besar DFB Pokal, Kalah 0-1 dari Bayer Leverkusen

Bayern Munich Tumbang di Babak 16 Besar DFB Pokal, Kalah 0-1 dari Bayer Leverkusen

4 Desember 2024

5 Fakta Marshanda Dikabarkan Hilang di Amerika Kini Ditemukan di Jalan Sepi

28 Juni 2022

2NE1 Umumkan Comeback dan Tur Dunia Setelah 8 Tahun

22 Juli 2024

Temukan Kunci Rezeki dan Ampunan: Doa Lailatul Qadar yang Mustajab untuk Diamalkan!

5 April 2024
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Citizen Journalism
© Copyright Netizenwatch Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Kehidupan
  • Berita
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita

wpDiscuz