NyenyerNetizen
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
Kamis, April 16, 2026
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
No Result
View All Result
NyenyerNetizen
No Result
View All Result
Home Beranda

Viral Lagu ‘Erika’ HMT ITB Dinilai Seksis, Tradisi Puluhan Tahun Kini Tuai Kritik Keras

Salma Hasna by Salma Hasna
16 April 2026
in Beranda, Berita
0
Viral Lagu 'Erika' HMT ITB Dinilai Seksis, Tradisi Puluhan Tahun Kini Tuai Kritik Keras

Viral Lagu 'Erika' HMT ITB Dinilai Seksis, Tradisi Puluhan Tahun Kini Tuai Kritik Keras

0
SHARES
5
VIEWS

BANDUNG — Dunia kemahasiswaan kembali diguncang isu sensitif terkait seksisme dan objektivikasi perempuan. Setelah kasus serupa mencuat di Universitas Indonesia, kini sorotan publik tertuju pada Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Bandung (HMT ITB) menyusul viralnya video penampilan lagu berjudul “Erika” dalam sebuah kegiatan organisasi.

Video tersebut menuai kritik tajam di media sosial karena liriknya dinilai mengandung unsur seksis yang memosisikan perempuan hanya sebagai objek seksual. Hal ini dianggap sangat tidak pantas, terlebih dilakukan di lingkungan akademik yang seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai penghormatan terhadap individu.

Tradisi Lama yang Tak Lagi Relevan

Lagu “Erika” dikabarkan telah menjadi bagian dari tradisi internal HMT ITB sejak era 1980-an dan dinyanyikan lintas generasi tanpa hambatan berarti selama puluhan tahun. Namun, seiring meningkatnya kesadaran publik terhadap isu kesetaraan gender, konten tersebut kini dipandang sebagai bentuk pelecehan verbal. Banyak pihak menegaskan bahwa “tradisi” tidak bisa dijadikan alasan untuk membenarkan tindakan yang merendahkan martabat perempuan.

Langkah Responsif dan Permohonan Maaf

Menanggapi polemik yang berkembang, HMT ITB mengeluarkan pernyataan resmi melalui akun Instagram @yudhabumi pada Rabu (15/4/2026). Mereka menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas kegaduhan yang ditimbulkan.

“Kami sangat memahami dan menyadari sensitivitas isu ini. Penggunaan lagu tersebut merupakan sebuah kelalaian, terutama karena kami tidak mempertimbangkan perkembangan norma sosial dan sensitivitas masyarakat saat ini,” tulis pernyataan tersebut.

HMT ITB menegaskan bahwa lirik lagu tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai organisasi. Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak himpunan telah berkoordinasi untuk menurunkan seluruh konten terkait dari kanal resmi maupun akun individu yang terafiliasi.

Evaluasi Menyeluruh di Lingkungan Kampus

Ke depannya, HMT ITB berkomitmen melakukan evaluasi internal secara menyeluruh, mulai dari konten kegiatan hingga sistem pengawasan acara. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh aktivitas organisasi selaras dengan nilai etika dan moral, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. Kasus ini menjadi momentum penting bagi organisasi kemahasiswaan lainnya untuk meninjau kembali tradisi mereka agar tetap relevan dengan standar etika modern.

Previous Post

Mengenang Iptu Noer Alim: Representasi Dedikasi Tanpa Batas di Pos Pengamanan Tugu

Next Post

Bukan Sekadar Slogan, Marwah Polri Teruji Nyata dalam Pelayanan Mudik Lebaran 2026

Next Post
Bukan Sekadar Slogan, Marwah Polri Teruji Nyata dalam Pelayanan Mudik Lebaran 2026

Bukan Sekadar Slogan, Marwah Polri Teruji Nyata dalam Pelayanan Mudik Lebaran 2026

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terpopuler

Program Mudik Gratis Polri Presisi 2026

Polri Siapkan Mudik Gratis Presisi 2026 dengan 32.721 Peserta dan 693 Armada

16 Maret 2026
Charlie Kirk Ditembak Saat Pidato di Kampus

Charlie Kirk Ditembak Saat Pidato di Kampus, Polisi Ungkap Kronologi

11 September 2025
Ditlantas Polda Aceh Gelar Aceh Police Go to School di Aceh Besar, Sosialisasi Tertib Lalulintas di Sekolah

Ditlantas Polda Aceh Gelar Aceh Police Go to School di Aceh Besar, Sosialisasi Tertib Lalulintas di Sekolah

14 Desember 2021

Berita Lainnya

Viral Bawa Tepung Sagu Dikira Sabu, WNI Diperiksa di Bandara China

Viral Bawa Tepung Sagu Dikira Sabu, WNI Diperiksa di Bandara China

30 Desember 2020

Netizen Minta Datangkan Avatar, Sindir Anies Soal Banjir Jakarta

5 November 2021

Kepengurusan PD Kubu Moeldoko Ditolak, AHY Terima Kasih ke Jokowi-Kapolri

30 Mei 2021

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho Pastikan Jalur Gilimanuk Aman

6 Maret 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Citizen Journalism
© Copyright Netizenwatch Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Kehidupan
  • Berita
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita

wpDiscuz