NyenyerNetizen
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
Sabtu, Maret 14, 2026
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
No Result
View All Result
NyenyerNetizen
No Result
View All Result
Home Realitas Negeri

TNI-Polri Awasi Aturan Makan 20 Menit, DPR Ingatkan agar Tidak Sampai Terjadi Gesekan

Admin Netizenwatch by Admin Netizenwatch
28 Juli 2021
in Realitas Negeri
0
TNI-Polri Awasi Aturan Makan 20 Menit, DPR Ingatkan agar Tidak Sampai Terjadi Gesekan
0
SHARES
92
VIEWS

INDOZONE.ID – Pemerintah turut melibatkan aparat keamanan dari Satpol PP, TNI dan Polri dalam mengawasi aturan makan maksimal 20 menit di warung atau tempat makan di masa PPKM level 4.

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni memahami mengapa aparat keamanan dilibatkan untuk mengawasi aturan tersebut. Apalagi aturan tersebut sudah dibuat dan harus ada pengawasan serta penegakan aturan yang ketat.

“Ya kalau aturannya memang sudah diputuskan untuk pembatasan makan 20 menit, mau tidak mau ya harus ada pengawasan dan penegakan aturan. Karena jumlah warung sangat banyak ya saya paham kenapa tni polri harus diturunkan mengawasi,” ujar Sahroni kepada wartawan, Selasa (27/7/2021).

Namun demikian, Politisi NasDem ini menekankan agar pelibatan aparat keamanan di dalam mengawasi aturan makan 20 menit tersebut harus sesuai dengan prosedur yang ada. Dia mengingatkan agar di lapangan jangan sampai terjadi gesekan antara pelaku usaha, masyarakat dengan aparat keamanan.

Baca Juga: Menpan RB Terbitkan SE Gerakan ASN Disiplin Prokes Sebagai Teladan Pencegahan COVID-19

“Dan harus jelas juga apa yg harus para aparat ini lakukan, SOP-nya clear, jangan sampai nanti terjadi gesekan di lapangan,” tegas Sahroni.

Diketahui sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian ingin pelaksanaan aturan makan maksimal 20 menit di warung makan atau sejenis diawasi oleh aparat keamanan.

Tito mengingatkan aparat keamanan untuk tak menggunakan kekuatan yang berlebihan dalam menegakkan protokol kesehatan.

“Kita harapkan juga ada pengawas dari Satpol PP dibantu TNI dan Polri untuk memastikan bahwa aturan ini bisa tegak,” ungkap Tito dalam konferensi pers, Senin (26/7/2021).

Previous Post

Perangi Covid-19, Jasa Raharja Gandeng Polri untuk Vaksinasi Masyarakat

Next Post

KSPSI dan Polri Gelar Vaksinasi Gratis, Targetkan 10 Ribu Buruh

Next Post
KSPSI dan Polri Gelar Vaksinasi Gratis, Targetkan 10 Ribu Buruh

KSPSI dan Polri Gelar Vaksinasi Gratis, Targetkan 10 Ribu Buruh

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terpopuler

Viral Cerita Haru Bule yang Hilang Kontak dengan Sahabatnya di Bali

Viral Cerita Haru Bule yang Hilang Kontak dengan Sahabatnya di Bali

11 Januari 2021
Ahyudin dan Ibnu Khajar Diperiksa Sebagai Tersangka Penyelewengan Dana ACT Siang Ini

Ahyudin dan Ibnu Khajar Diperiksa Sebagai Tersangka Penyelewengan Dana ACT Siang Ini

29 Juli 2022
Peduli Ditengah Pandemi, Sat Binmas Polres Kukar Bagikan Bantuan Sosial kepada Masyarakat Terdampak Wabah Covid-19

Peduli Ditengah Pandemi, Sat Binmas Polres Kukar Bagikan Bantuan Sosial kepada Masyarakat Terdampak Wabah Covid-19

1 Oktober 2021

Berita Lainnya

Kakorlantas Polri

Kakorlantas Jelaskan Inovasi E-TLE Drone dalam Pengawasan Lalu Lintas Nasional

12 Januari 2026

Aksi Nicholas Saputra Tetap Taat Antre Suntik Vaksin Jadi Sorotan Netizen

22 April 2021

Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Jakarta Berakhir Ricuh, #BBMNaikRakyatRevolusi Menggema di Twitter

16 September 2022

Geger penangkapan diduga babi ngepet di Bedahan Depok

29 April 2021
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Citizen Journalism
© Copyright Netizenwatch Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Kehidupan
  • Berita
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita

wpDiscuz