NyenyerNetizen
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
Senin, Januari 5, 2026
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
No Result
View All Result
NyenyerNetizen
No Result
View All Result
Home Beranda

Fenomena ‘Doom Spending’: Ketika Stres Ekonomi Mendorong Generasi Milenial dan Gen Z Berbelanja Tanpa Kendali

Salma Hasna by Salma Hasna
27 September 2024
in Beranda, Berita
0
Fenomena ‘Doom Spending’: Ketika Stres Ekonomi Mendorong Generasi Milenial dan Gen Z Berbelanja Tanpa Kendali
0
SHARES
63
VIEWS

NetizenWatch.com – Tren doom spending kini tengah melanda kalangan milenial dan Gen Z di berbagai belahan dunia. Fenomena ini muncul sebagai bentuk pelarian dari tekanan ekonomi dan ketidakpastian masa depan. Doom spending terjadi ketika seseorang melakukan pembelian impulsif dan tanpa perencanaan sebagai cara untuk mengurangi stres akibat pesimisme terhadap kondisi ekonomi.

Menurut Profesor Bruce Y. Lee dari City University of New York dalam Psychology Today, doom spending dipicu oleh situasi global yang penuh tekanan seperti kekacauan politik di Amerika Serikat, krisis iklim, serta tantangan ekonomi lainnya. Meski fenomena ini menonjol di AS, perilaku serupa juga terlihat di negara-negara lain.

Pengaruh Global Fenomena Doom Spending

Stefania Troncoso Fernández, seorang perempuan berusia 28 tahun dari Kolombia, mengaku telah pulih dari kebiasaan borosnya. Namun, inflasi yang tinggi dan ketidakpastian politik membuat sulit baginya untuk mengelola keuangan dengan bijak. Fernández mengungkapkan bahwa kenaikan harga makanan telah mengubah pola konsumsi keluarganya, membuat mereka tak lagi bisa makan dengan cara yang sama seperti tahun sebelumnya.

“Dua tahun lalu, saya sering menghabiskan uang untuk pakaian dan perjalanan, meskipun penghasilan saya saat itu lebih kecil. Rasanya seperti tidak mungkin bisa membeli rumah,” ujar Fernández. Ia menambahkan bahwa ketidakmampuan pemerintah untuk menawarkan program pembiayaan perumahan yang terjangkau telah memperburuk situasi ekonomi.

Generasi yang Menjadi Korban Ketidakpastian Finansial

Survei Keamanan Finansial Your Money CNBC International mengungkapkan bahwa hanya 36,5% orang dewasa di dunia merasa kondisi finansial mereka lebih baik daripada orang tua mereka. Sebaliknya, 42,8% merasa bahwa mereka secara finansial lebih buruk. Ylva Baeckström, dosen senior keuangan di King’s Business School, menyebut generasi saat ini sebagai generasi pertama yang berpotensi lebih miskin dibandingkan orang tua mereka.

“Perasaan bahwa Anda mungkin tidak akan pernah mencapai apa yang dicapai orang tua menciptakan ilusi kendali melalui doom spending. Namun, hal ini justru merusak kendali atas masa depan karena uang yang seharusnya disimpan atau diinvestasikan malah habis untuk konsumsi jangka pendek,” ungkap Baeckström.

Mengatasi Doom Spending: Menata Hubungan dengan Uang

Baeckström menekankan pentingnya memahami hubungan kita dengan uang sebagai langkah awal untuk mengatasi perilaku belanja yang tidak sehat. Ia mengibaratkan hubungan dengan uang seperti hubungan antar manusia, yang dipengaruhi oleh latar belakang masa kecil dan cara seseorang dibesarkan.

“Sikap terhadap uang bisa terbentuk dari bagaimana keluarga mengelola keuangan dan siapa yang memegang kendali di dalamnya,” jelasnya.

Sementara itu, Samantha Rosenberg, COO dari platform keuangan Belong, menyarankan untuk membuat pengalaman belanja lebih nyata dan sulit. Hal ini bisa membantu orang berpikir dua kali sebelum melakukan pembelian impulsif. Selain itu, ia juga merekomendasikan penggunaan uang tunai dibandingkan metode pembayaran digital, yang kerap kali mempermudah perilaku belanja tanpa kendali.

“Membayar dengan uang tunai menciptakan keterlibatan emosional yang lebih besar dalam proses membeli. Metode pembayaran digital cenderung menghapus rasa sakit saat menyerahkan uang,” tutup Rosenberg.

Baca Juga : Rapper P Diddy Ditangkap dalam Kasus Perdagangan Seks, Karier dan Kekayaan di Ujung Tanduk

Dapatkan informasi terupdate berita polpuler harian dari NetizenWatch.com. Untuk kerjasama lainya bisa kontak email tau sosial media kami lainnya.

Tags: doom spendingGen ZTren doom spending
Previous Post

Rapper P Diddy Ditangkap dalam Kasus Perdagangan Seks, Karier dan Kekayaan di Ujung Tanduk

Next Post

Timnas Indonesia U-20 Lolos ke Piala Asia U-20 2025, Indra Sjafri Bangga Capai Prestasi Ketiga

Next Post
Timnas Indonesia U-20 Lolos ke Piala Asia U-20 2025, Indra Sjafri Bangga Capai Prestasi Ketiga

Timnas Indonesia U-20 Lolos ke Piala Asia U-20 2025, Indra Sjafri Bangga Capai Prestasi Ketiga

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terpopuler

Jasa Marga Tegaskan Teknologi Bayar Tol Tanpa Henti Belum Dijual Umum

Jasa Marga Tegaskan Teknologi Bayar Tol Tanpa Henti Belum Dijual Umum

23 Maret 2021
Kapolri Resmi Izinkan Liga 1 Digelar Lagi, Menpora: Warga Butuh Tontonan

Kapolri Resmi Izinkan Liga 1 Digelar Lagi, Menpora: Warga Butuh Tontonan

24 Agustus 2021
Jokowi Target Ekonomi Kuartal II 7%, Ekonom: Kita Nggak Berani

Jokowi Target Ekonomi Kuartal II 7%, Ekonom: Kita Nggak Berani

7 Mei 2021

Berita Lainnya

Fenomena No Viral No Justice, Kapolri Minta Jajaran Kepolisian Evaluasi Diri

Fenomena No Viral No Justice, Kapolri Minta Jajaran Kepolisian Evaluasi Diri

21 Desember 2021

Sebut Gym ‘Goblog’, Timothy Ronald Tuai Kontroversi namun Tetap Bersinar di Dunia Edukasi Finansial

7 Agustus 2025

Kisah Cinta Putri Marino dan Chicco Jerikho: Dari Penggemar Jadi Pasangan Hidup

25 Oktober 2024

POLSEK PALARAN GELAR OPERASI YUSTISI GUNA MENEKAN PENYEBARAN COVID-19

30 September 2021
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Citizen Journalism
© Copyright Netizenwatch Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Kehidupan
  • Berita
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita

wpDiscuz