NyenyerNetizen
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
Sabtu, Januari 24, 2026
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita
No Result
View All Result
NyenyerNetizen
No Result
View All Result
Home Berita

PD Tuduh Jokowi Khianat Soal Kabinet, Elite PDIP Membela

Admin Netizenwatch by Admin Netizenwatch
15 April 2021
in Berita
0
PD Tuduh Jokowi Khianat Soal Kabinet, Elite PDIP Membela
0
SHARES
21
VIEWS

Jakarta – Partai Demokrat (PD) merasa dikhianati Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pembentukan kabinet Indonesia Maju. Elite PDIP Hendrawan Supratikno menilai kata khianat dalam politik adalah berlebihan.

“Kata atau diksi ‘mengkhianati’ untuk menggambarkan dinamika politik, rasanya berlebihan. Lobi-lobi politik merupakan forum berbagi informasi, harapan dan komitmen. Ada proses evaluasi dan pemantauan realisasi komitmen,” kata Hendrawan kepada wartawan, Kamis (14/4/2021).

Presiden Jokowi dinilai khianati Demokrat itu disampaikan oleh Ketua Bapilu Partai Demokrat, Andi Arief. Hendrawan menekankan agar Andi Arief tidak menjinjing harapan lebih saat lobi-lobi kabinet.

“Andi Arief jangan menjinjing harapan berlebih (over-expectation) dalam forum-forum lobi, atau menyandera forum lobi untuk kepentingan politik yang sempit. Ini berbahaya, karena akan mereduksi kepentingan nasional sebagai politik berebut kursi atau jabatan,” tutur dia.

Pembentukan kabinet, kata Hendrawan adalah hak prerogatif Presiden Jokowi. Dia mengatakan lobi-lobi saat pembentukan kabinet bukanlah untuk mengebiri hak Jokowi.

“Tak elok bila lobi dimaksudkan untuk mengebiri hak prerogatif presiden,” kata dia.

Untuk diketahui, Partai Demokrat (PD) mengaku yakin tak ditawari Presiden Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke kabinet di tengah hangatnya isu reshuffle. Demokrat mengaku pernah diajak bergabung ke kubu Jokowi, namun ujungnya tak jelas.

“Tidak mungkin ada tawaran atau ada utusan. Karena set up politik rezim sekarang memaksa Demokrat dan PKS menjadi oposisi. Demokrat pernah diajak Pak Jokowi duduk di kabinet awal pemerintahan kedua,” kata Ketua Bapilu Partai Demokrat, Andi Arief, kepada wartawan, Rabu (14/4).

Andi Arief mengklaim Demokrat sempat diajak masuk ke kabinet Jokowi di awal periode kedua. Namun, Andi Arief menyebut Jokowi malah mengkhianati ajakannya itu sendiri.

“Sekali lagi diajak, bukan meminta. Namun yang mengkhianati ajakan itu ya Pak Jokowi. Kami mengartikannya bahwa kami ditakdirkan mengambil peran menjadi oposisi,” ujarnya.

(lir/idn)

Tags: Berita
Previous Post

Siapa 2 Menteri yang Sudah Lama Dikaji untuk Reshuffle?

Next Post

NU Kritik Keras TP3 Ibaratkan Pertemuan di Istana Bak Musa Datangi Firaun

Next Post
NU Kritik Keras TP3 Ibaratkan Pertemuan di Istana Bak Musa Datangi Firaun

NU Kritik Keras TP3 Ibaratkan Pertemuan di Istana Bak Musa Datangi Firaun

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terpopuler

Pamer Buku Nikah, Foto Pasangan Pengantin Ini Bikin Warganet Salah Fokus

Pamer Buku Nikah, Foto Pasangan Pengantin Ini Bikin Warganet Salah Fokus

11 Januari 2021
Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Irjen Agus Suryonugroho Tekankan Peran Media Strategis Kakorlantas Antisipasi Lonjakan Arus Libur Akhir Tahun

13 Desember 2025

Timnas Indonesia U-23 Siap Hadapi Brunei, Vanenburg Fokus Benahi Tim Sendiri

15 Juli 2025

Berita Lainnya

Elon Musk Says He’s Sold 10,000 Flamethrowers Through His Boring Company Website

15 November 2020

Penampilan Rizky Febian Setelah Operasi Hidung

9 Juli 2024

Jokowi Naikkan 3 Kali Lipat Gaji Ketua BNSP Jadi Rp 36 Juta/Bulan

26 April 2021

Polri Gandeng BEM Jakarta Salurkan Paket Sembako ke Mahasiswa

7 Agustus 2021
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Citizen Journalism
© Copyright Netizenwatch Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Kehidupan
  • Berita
  • Ruang Maya
  • Realitas Negeri
  • Opini Kita

wpDiscuz